Senin, 30 Desember 2013

JARDINN EKSPLORASI KOTA TUA

PAKET WISATA SEJARAH
KOTA TUA JAKARTA
Rp. 450.000/Orang ( 10 PESERTA )

JARDINN EKPLORASI KOTA TUA
(sumber foto : http://www.museumsejarahjakarta.org)
Kota Tua Jakarta dulunya bernama Batavia Lama (Oud Batavia) adalah sebuah wilayah kecil di tepi timur Sungai Ciliwung. Abad ke-16 para pelayar dan pedagang Eropa menjuluki tempat ini sebagai "Mutiara dari Timur" dan "Ratu dari Timur" dimana dikaitkan keindahan kota ini yang mirip seperti Amsterdam dan juga sebagai pusat perdagangan di Benua Asia. Dari sini pula VOC dan Pemerintah Hindia Belanda mengendalikan kekuasaan administratif mereka atas Nusantara.

JARDINN TOUR & TRAVEL mengantarkan anda pada Wisata Kota Tua untuk  mengetahui lebih banyak tentang sejarah, jika   Anda menggunakan  jasa JARDINN TOUR & TRAVEL, Anda  akan mendapatkan pengalaman yang berbeda dalam mengekplorasi.

Manfaat dari Eksplorasi

EKSPLORASI adalah suatu kegiatan, dalam mencari atau melakukan penjelajahan dengan tujuan menemukan sesuatu, serta menggambarkan masuknya budaya suatu masyarakat untuk pertama kalinya ke dalam lingkungan geografis atau budaya dari masyarakat lainnya.
Eksplorasi dilakukan untuk :
1.      Meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap sejarah masa lalu.
2.      Menjadi sarana pewarisan nilai nilai dari generasi ke generasi.
3.      Melestarikan kebudayaan bangsa sendiri.
4.      Meningkatkan kecintaan atas History dan culture bangsa.
5.      Melestarikan akan cagar budaya kota tua Jakarta.

 EKSPLORASI SENI DAN BUDAYA DI KOTA TUA

Museum Sejarah Jakarta di Kota Tua
Cerita Kota Tua, yang menrupakan Kawasan yang pernah menjadi pusat permerintahan kolonial Hindia Belanda ini, telah banyak ditulis di berbagai buku-buku sejarah, media massa, maupun ditayangkan melaui film dokumenter. 
Kawasan Kota Tua berlokasi di Jakarta Barat, dekat dengan sentra pertokoan Asemka, Glodok, dan Mangga Dua. Kawasan ini dilintasi oleh berbagai macam kendaraan, seperti Busway, bis kota dan angkot (mikrolet). Tapi, kalau tidak mau repot dan berlama-lama menunggu kedatangan bis, berbagai merk taksi banyak berseliweran di pelosok Jakarta. Dan bagi anda yang berasal dari luar Jakarta, terutama di P. Jawa, baiknya menggunakan kereta api, dengan tujuan Stasiun  Kota.
Stasiun Kota juga merupakan salah satu bangunan cagar budaya yang lokasinya berada di dalam kawasan Kota Tua. Sebagian warga Jakarta dikenal dengan sebutan Stasiun Beos. Bangunannya yang bergaya art deco ini dirancang oleh Frans Johan Louwrens Ghijsels. Proses pembangunannya memakan waktu yang cukup lama, yaitu dari tahun 1870 hingga tahun 1929.
Kota Tua, ini bebas dilalui oleh masyarakat umum. Kecuali kalau anda ingin masuk ke  museum. Tarif masuknya lumayan murah.
Dulunya, bangunan-bangunan tua di kawasan ini adalah rumah tinggal para kalangan pejabat Hindia Belanda dan para saudagar, selebihnya adalah gudang-gudang, dan kantor permerintah Hindia Belanda. Namun, saat ini telah beralih menjadi museum, kantor, dan restauran namun tidak sedikit bangunan tua yang telantar, sehingga kondisinya makin rusak parah. 

Bangunan-bangunan tua yang masih terawat, di antaranya adalah bangunan yang dijadikan museum oleh pemerintah, seperti Museum Bank Indonesia, Museum Sejarah Jakarta, Museum Seni Rupa dan keramik, serta Museum Wayang. Bahkan Museum Wayang dahulunya adalah sebuah bangunan gereja milik orang Belanda.
Di museum Wayang, pasti anda akan terkagum-kagum, karena di dalam museum ini terdapat ratusan jenis wayang dari pelosok tanah air, bahkan ada pula wayang dari eropa, china dan amerika. Ukurannya pun beragam, mulai dari seukuran pinsil, hingga sampai setinggi orang dewasa.
Tidak jauh dari Museum Wayang,  tedapat museum sejarah sosial, politik dan budaya Jakarta. Museum ini bernama Museum Fatahaillah, Dulunya, bangunan museum ini adalah sebuah Balaikota atau Stadhuis pusat pemerintahan kolonial Belanda. Bangunan ini merupakan yang paling eksotik diantara museum lainnya, karena detail arsitekturnya  sangat kental dengan gaya kolonial Belanda. 
Di bagian dinding depan bangunan banyak jendela-jendela besar, dengan daun jendela krepyak. Ada tiang-tiang kolom besar di depan pintu masuk utama. Kolom itu menjulang tinggi untuk menopang balkon di lantai dua, Di bagian tengah atapnya terdapat sebuah menara yang tidak telalu tinggi. Jika anda seorang desainer interior, masuklah ke Museum Sejarah Jakarata, karena akan menambah wawasan anda mengenai macam jenis perabotan bergaya klasik eropa dan betawi. Pada halaman depan Museum Sejarah Jakarta  cukup luas, kira-kira hampir sebesar lapangan bola. Lantainya menggunakan batu andesit. Di masa kolonial Hindia Belanda, halaman ini digunakan untuk mengeksekusi para tahanan, seperti hukum pancung dan hukum gantung yang disaksikan oleh penduduk Batavia. 

Sekarang , di hari-hari tertentu, halaman museum digunakan sebagai tempat pementasan seni dan budaya. 
di halaman museum ini pernah diadakan pementasan Video-Mapping, yaitu pementasan film yang menggunakan dinding depan bangunan sebagai layarnya. Tema  film yang diambil saat itu adalah mengenai sejarah Jakarta. Uniknya film yang diproyeksikan ke dinding tepat dengan luasannya , dan juga dengan komponen-komponen bangunan, seperti pintu, jendela dan tiang-tiang kolom museum.
Hal yang paling berkesan di kawasan Kota Tua adalah daya tarik atmosfir seakan memasuki “mesin waktu” yang membawa mereka pergi ke masa lampau. Namun, dibalik semua keeksotisan bangunan-bangunan tua, tersimpan sejarah kelam. Pada tahun 1740, Kota Tua menjadi saksi bisu peristiwa pembantaian ribuan etnis Tionghoa oleh pemerintah Hindia Belanda.
Untuk anda yang ingin berwisata kuliner sambil menikmati interior bergaya Batavia Tempo Doeloe, anda dapat mendatangi CafĂ© Batavia. Lokasinya persis di depan Museum Sejarah Jakarta. Sedangkan untuk pecinta jajanan tradisional, di sisi lapangan Museum Sejarah Jakarta,berderet pedagang yang menjajakan makanan tradisional. 
Kota Tua sarat dengan nilai-nilai seni, budaya dan sejarah. Banyak yang bisa dieksplorasi di Kota Tua, mulai dari menggali seni arsitektur kolonial dan art deco, pengetahuan terhadap seni desain interior masa lampau, menambah  pengetahuan sejarah, seni dan budaya tanah air di museum-museum.


ACARA WISATA SEJARAH
KOTA TUA JAKARTA

Pagi hari berkumpul di Taman Museum Fatahilah
Acara dilanjutkan menuju Pelabuhan Sunda Kelapa dengan menelusuri jejak kota tua
Perjalanan ke Museum Bahari
Selanjutnya menuju Jembatan Kota Intan
Mampir ke Toko Merah
Kembali ke Museum Fatahilah

Acara lain dapat juga memilih ke beberapa museum

Museum Bank Mandiri
Museum Bank Indonesia
Museum seni rupa dan keramik
Museum wayang

Cukup menarik bukan? ajak keluarga, sahabat anda untuk menikmati suasana eksotis tak terlupakan bersama JARDINN EKSPLORASI di Kota Tua Jakarta.

Silahkan menghubungi customer service Jardinn Tours & Travel untuk memperoleh info lebih lengkapnya melalui line telpon : (62 – 21) 5315 4022, atau sms di 081517373132. 

Email :  jardinntourtravel@gmail.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar